Metode Pengolahan Kopi
Proses pasca panen sangat menentukan profil rasa akhir secangkir kopi. Setiap metode menghasilkan karakter yang unik.
Biji kopi dikeringkan bersama buahnya di bawah sinar matahari selama 3–6 minggu. Proses tradisional yang menghasilkan rasa paling fruity.
Profil Rasa
Buah-buahan tropis, fermentasi, wine-like, berry, sangat manis
Process
Petik → Sortir → Keringkan bersama buah → Kupas → Sortir → Ekspor
Daging buah dihilangkan sebelum fermentasi dan pencucian. Menghasilkan kopi yang bersih dengan keasaman cerah yang menonjol.
Profil Rasa
Citrus, floral, teh, jasmine, bersih dan cerah
Process
Petik → Kupas → Fermentasi → Cuci → Keringkan → Sortir → Ekspor
Sebagian mucilage (lapisan manis) dibiarkan pada biji selama pengeringan. Perpaduan antara natural dan washed.
Profil Rasa
Madu, karamel, stone fruit, manis alami, nutty
KompleksitasSedang–Tinggi
Process
Petik → Kupas sebagian → Keringkan dengan mucilage → Sortir → Ekspor
Biji difermentasi dalam tangki kedap udara tanpa oksigen. Menghasilkan karakter rasa yang paling eksperimental dan unik.
Profil Rasa
Fermentasi kompleks, tropis eksotis, wine, spice, very distinct
KompleksitasSangat Tinggi
Process
Petik → Masukkan tangki kedap → Fermentasi 72–120 jam → Keringkan → Sortir → Ekspor